Cheating wife

Bookmark and Share

Narti my wife appears without hesitation when receiving Arman. Sebagai Satpam kantorku memang Arman kerap aku suruh ke rumah apabila ada hal-hal yang biasanya terlupa tak terbawa ke kantor. As a security guard at my office I was often told to Armand's house if there are things that are usually forgotten not carry over to the office. Semula aku sama sekali tidak curiga. At first I was not suspicious. Perjalanan dari kantor ke rumah bolak-balik pada kondisi normal paling memakan waktu 2 jam. Journey from office to home and back on most normal conditions takes 2 hours. Atau pada saat jam-jam macet paling 3 jam. Or, when the hours jam at 3 hours. Namun tidak jarang Arman menghabiskan waktu seharian untuk sekedar mengambil dokumen atau surat-surat yang kuperlukan. But not infrequently Arman spend all day just to retrieve documents or papers I need.

Alasannya, "Ibu mesti mencari-cari dulu di laci atau lemari bapak". The reason, "she must first searched in a drawer or closet father."

Padahal semua dokumen dan surat-suratku berada jelas di atas meja kerjaku. While all documents and letters are clearly above my desk. Yaa, sudah.. Well, it's .. Mungkin Arman menggunakan kesempatan tugas luar untuk main-main dulu di tempat lain. Maybe Armando uses outside job opportunities to play elsewhere first.

Pada suatu kesempatan aku kembali menyuruh Arman untuk ke rumah. On one occasion I told Arman returned to the house. Satu bundle surat-surat dia atas meja kerjaku kuperlukan untuk memenuhi permintaan relasi bisnisku. One bundle of letters he's my desk I need to meet the demands of my business relationships. Sangat penting. Very important. Aku pesan Arman agar terus balik ke kantor. Arman message I continue to return to the office. Jangan pakai main-main ke tempat lain dulu. Do not use play elsewhere first.

Sesudah saya kasih uang transport secukupnya dia langsung berangkat. After I gave him enough money transport immediately depart. Sesuai janjiku pada relasi aku akan ketemu nanti pada jam makan siang. According to the relation I promise will be met later in the lunch hour. Aku perhitungkan sekitar 2 atau 3 jam lagi tepat pada jam makan siang aku sudah menerima bundle surat itu dari Arman. I calculated about 2 or 3 hours away right at lunch hour I had received the letter from Armando bundle.

30 menit sesudah keberangkatannya relasiku menelpon minta agar pertemuan makan siangnya di ajukan jam 11 siang itu, karena transaksi bisnis yang akan dilakukannya akan berlangsung lebih awal dari jadwal, sehingga semuanya mesti diajukan waktunya. 30 minutes after departure relasiku call asking for his lunch meeting on the proposed hours of 11 noon, for a business transaction that will do will take place earlier than scheduled, so all must be submitted time. Waahh.. Waahh .. Aku agak panik. I'm a little panicked.

Akhirnya kuputuskan aku untuk mengambil sendiri surat-surat itu. Finally I decided to take his own letters. Dengan mobilku aku pulang mendahului Arman. With my car I came home ahead of Armando. Rupanya kejadian inilah yang membuat aku jadi mengetahui adanya hubungan yang tidak selayaknya antara Arman dan istriku. Apparently the incident is what makes me so aware of any improper relationship between Arman and wife.

Saat aku memarkir mobil di seberang rumahku ternyata Arman telah sampai mendahului aku. As I parked the car across from my house turned out to Arman has come before me. Aku melihat sepatunya yang dia lepas berada depan di pintu. I saw her shoes off in front of the door. Sementara itu pintunya tertutup. Meanwhile, the door closed. Aku berpikir mungkin istriku sedang mencari surat-surat yang kuperlukan itu. I think maybe my wife was looking for the letters I needed it.

Namun tiba-tiba saja aku seakan mendapat firasat. But suddenly I seemed to get a premonition. Kenapa pintunya mesti ditutup? Why should the door be closed? Dan aku langsung ingat akan Dik Narti istriku yang cantik dan sekaligus Arman petugas Satpamku yang boleh dibilang seorang lelaki yang tegap dan pasti menarik bagi libido para perempuan. And I immediately remembered Dik Narti my beautiful wife and all at once Arman Satpamku officer that a man who arguably robust and definitely appealing to the female libido. Adakah firasatku ini benar?? Are my gut is correct?

Akhirnya kuputuskan untuk tidak langsung membuka pintu masuk. Finally I decided not to directly open the entrance. Aku akan sedikit berputar dan hati-hati melongok dari jendela ruang kerjaku. I will slightly rotate and cautiously peered from the window of my office. Haahh.. Haahh .. Kulihat ternyata Arman nampak menunggu sesuatu sambil duduk bengong di kursiku. I saw turned out to Arman seems waiting for something as he sat staring at my chair. Tak lama kemudian dari balik pintu muncul Dik Narti membawa secangkir teh. Soon from behind the door came Dik Narti bring a cup of tea. Nampak wajah-wajah mereka demikian cerah dan.. Their faces seem so bright and .. Kenapa sikap antara keduanya demikian nampak akrab? Why the attitude between the two seem so familiar?

Aku seperti tersambar petir melihat kejadian selanjutnya. I like seeing lightning strike the next event. Begitu Dik Narti menaruh cangkir tehnya ke meja tangan Arman langsung bergerak menyambut pinggulnya dan tanpa ragu Dik Narti duduk di pangkuannya. Once Dik Narti put his tea on the table directly Arman hands move welcomed her hips and without hesitation Dik Narti sit on his lap. Bahkan lebih jauh lagi, Dik Narti langsung merangkul pundak Arman dan kini mereka saling berciuman dan berpagut. Even further, embracing direct Narti Dik Arman shoulder and now they are kissing each other and berpagut. Demikian nikmat pagutan mereka. So delicious embrace them. Dik Narti yang posisi wajahnya di atas memutar-mutarkan wajahnya pada wajah Arman di bawahnya yang juga mengimbangi dengan memutar-mutar pula. Dik Narti a position above her face turned her face to the face-mutarkan Arman underneath which is also offset with a twist as well. Mereka pasti sedang melepas lidah dan ludahnya untuk saling menerima dan memberi. They must have been off the tongue and saliva to receive and give each other. Berkali-kali kudengar suara kecupan saat bibir-bibir mereka lepas sesaat. Many times I hear voices when the lips kiss them off shortly.

Kemudian nampak tangan istriku bergerak melepasi kancing kemeja Arman. Then my wife's hand appears to move melepasi Arman shirt buttons. Demikian pula tangan Arman melepasi kancing blus Dik Narti. Similarly Arman hand melepasi Dik Narti blouse buttoned. Kini tubuh Arman nampak setengah terbuka dan blus Dik Narti telah lepas jatuh ke lantai. Arman body now seems half-open and loose blouses Dik Narti has fallen to the floor. Arman langsung nyungsep ke ketiak Dik Narti yang masih berkutang. Arman nyungsep directly to the armpit is still berkutang Narti Dik. Dia menciumi lembah ketiak istriku. He kissed my wife's armpit valley. Kusaksikan bagaimana Dik Narti menggeliat-geliat di atas pangkuan Arman menerima nikmatnya kecupan dan jilatan bibir dan lidah Arman. I witnessed how Dik Narti squirmed in her lap Arman receive delicious kisses and licks his lips and tongue Arman. Merasa tak ada orang lain, tanpa ragu Dik Narti mendesah dan merintih menahan derita nikmat yang sedang melandanya. Feeling no one else, no doubt sighing and moaning Dik Narti delicious endure being swept.

Kemudian pada gilirannya kini Dik Narti turun dari pangkuan Arman. Then, in turn, is now down from the lap Dik Narti Arman. Dia sibak kemeja yang telah lepas kancingnya. He division that has been loose shirt buttons. Dia tengelamkan wajahnya ke dada Arman yang nampak sangat macho dengan otot-ototnya yang terawat bagus. He tengelamkan her face to his chest that look very macho Arman with his muscles well-maintained. Dan kini Armanlah yang melenguh dan mendesah. And now that moan and sigh Armanlah. Dia raih dan elus-elus kepala Dik Narti yang semakin liar dengan mengemot-emot pentil susu di dada Arman. He won and caress her head Dik Narti an increasingly wild with mengemot-emot milk nipples on the chest Arman.

Aneh, bahwa aku tidak bertindak apa-apa untuk menghentikan tingkah Dik Narti dan Arman yang tidak selayaknya ini. Strange, that I do not act anything to stop the behavior and Arman Dik Narti undue this. Dik Narti jelas telah melakukan selingkuh dengan lelaki lain. Dik Narti clearly has an affair with another man. Sementara Arman telah merusak pagar rumah tangga boss-nya yang adalah aku selaku pimpinannya di kantor. While Arman had damaged the fence of his boss household that was me as a leader in the office.

Dan yang lebih aneh lagi adalah aku. And even stranger was me. Kenapa diriku ini? Why did this myself? Kini justru aku ingin menyaksikan ulah Dik Narti dan Arman jangan sampai terganggu. Now I just want to see the act of Dik Narti and Arman not to interfere. Aku ingin menyaksikan bagaimana wajah Dik Narti yang istriku ini menerima gelinjang syahwat birahi dari lelaki lain. I want to see how the faces of my wife Narti Dik is received gelinjang lust lust of another man. Aku ingin menyaksikan saat-sat nanti Dik Narti dilanda orgasmenya. I want to watch while later Dik-sat Narti hit her orgasms. Aku ingin mendengarkan desahnya, atau racaunya, atau rintihannya. I want to listen he sighed, or racaunya, or rintihannya. Aku ingin menyaksikan gelinjang tubuhnya saat menerima tusukkan erotis dari lelaki lain. I want to watch gelinjang erotic body when receiving stick from another man. Saat dia mesti bergoyang-goyang mengimbangi ayunan pompaan kontol lelaki lain pada lubang kemaluannya. When he had to balance the swing swaying other men dick pumping on his cock hole.

http://dede-net.blogspot.com

Title Post: Cheating wife
Rating: 100% based on 9999989 ratings. 98 user reviews.
Author: Dede Purnama

Terimakasih sudah berkunjung di blog ini, Jika ada kritik dan saran silahkan tinggalkan komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...